Berita >> Kali Gede Desa Selo, Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan

Kali Gede Desa Selo, Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan

2 minggu yang lalu | Enik Suryani | Dibaca 11 Kali
Gambar Andalan

Boyolali — Kali Gede yang berada di wilayah Desa Selo hingga beberapa bagian kabupaten Boyolali terus menarik perhatian karena memiliki nilai sejarah dan tradisi yang kuat di masyarakat setempat, meskipun belum resmi ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah.

Sungai yang dikenal sebagai bagian dari lanskap budaya masyarakat Boyolali ini sering dikaitkan dengan kisah perjalanan tokoh sejarah lokal seperti Ki Ageng Pandanaran, yang menjadi figur penting dalam cerita asal‑usul Kabupaten Boyolali. Setiap tahunnya dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Boyolali, masyarakat menggelar kegiatan napak tilas atau visualisasi kisah sejarah tersebut di kawasan sungai ini, terutama di sepanjang bantaran yang dikenal sebagai Taman Kali Gedhe. Kegiatan ini menampilkan pementasan tradisi dan cerita sejarah Boyolali kepada pengunjung dan warga sekitar, sebagai bagian dari upaya melestarikan nilai budaya dan sejarah lokal.

Sementara itu, sejumlah bagian wilayah kali ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai lokasi wisata budaya dan sejarah. Aktivitas masyarakat di bantaran sungai mencerminkan hubungan kuat antara lingkungan alam dan tradisi sosial yang telah berlangsung lama, meskipun belum mendapat pengakuan formal sebagai objek cagar budaya oleh instansi kebudayaan. Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan terus bekerja sama dalam mendokumentasikan nilai‑nilai heritage tersebut, agar bisa menjadi bagian dari warisan budaya yang dilindungi secara resmi di masa depan.

Cagar Budaya

Komentar


Tinggalkan Komentar :